Popular Post
-
Kreatif, tentu saja, sampah yang sebenarnya barang tidak berguna dan seharusnya dibuang , bisa dimanfaatkan orang-orang ini untuk membuat ke...
-
Di sini saya tidak menulias artikel tentang perjembangan model ponsel, tapi tentang perubahan model monitor handphone tiap generasinya. Jika...
-
Terminator Terminator 1 1984 Terminator 2 : judgment day 1991 Terminator 3 : Rise Of The Machines 2003 Terminator Salvation 2009 ...
-
Ditulis : Lucky Natalia, Jagat Review Bersiaplah untuk memberikan salam perpisahan kepada cara pengisian ulang konvensional. Sebuah charge...
-
"Internet mulai berkembang di Indonesia sejak tahun 1994-an, dan sejak itu perkembangannyapun mulai beragam, mulai untuk chating , ema...
Kategori
- Blog Walking (2)
- Contoh (1)
- Kemajuan (1)
- Perkiraan (1)
- Technocorner 2001 (1)
Friends Link
Cyber Education For Better Future in Indonesia
"Internet mulai berkembang di Indonesia sejak tahun 1994-an, dan sejak itu perkembangannyapun mulai beragam, mulai untuk chating , email, dan sebagai mesin pencari via Google, perkembangan Internet di Indonesia juga berlangsung sangat cepat. Banyak orang atau organisasi yang memanfaatkan fasilitas itu, dengan menggunakan internet sebagai media promosi dan pemasangan iklan. Tentu hasilnya sangat memuaskan, karena Internet bersifat global sehingga bisa dilihat hampir semua orang di seluruh penjuru dunia, Berbeda dengan potret 17 tahun silam, kini Internet di Indonesia tidak sulit lagi untuk dicari, karena warnet kita telah tersebar hampir di seluruh pelosok tanah air, terutama pulau Jawa, atau kita juga bisa menggunakan layanan hotspot yang ada di cafe atau gratisan menggunakan notebook, tablet atau ponsel yang dilengkapi WIFI. Perkembangan internet yang begitu pesat haruslah dimanfaatkan secara maksimal untuk masa depan bangsa Indonesia, tapi bagaimana ? . Disinlah peran penting cyber-education, agar kita bisa mengetahui pemanfaatannya lebih dalam. Sebelumnya saya sedikit bercerita tentang fakta di Indonesia dan perbandingannya dengan negara-negar maju yang memanfaatkan teknologi moderen dengan maksimal.
Untuk pemanfaatan kecil menurut saya sebagai berikut. Masyarakat bisa menggunakan internet sebagai media perpustakaan elektronik, untuk melengkapi buku-buku yang tidak tersedia di perpustakaan nyata, buku tersebut di kenal dengan istilah E-Book (Elektronic Book). Keuntungannya, kita tidak perlu memiliki kartu anggota untuk meminjamnya, cukup dengan register bahkan diberikan secara cuma-cuma tanpa harus login terlebih dahulu. Tersedianya web ensiklopedi besar seperti Wikipedia.com makin menambah antusias pengguna internet untuk mencari ilmu, info yang tersedia di internet sifatnya ekstrim, dengan penjelasan sampai sedetailnya, beragam ilmu ekstrim ada disana, dan hal tersebut termasuk faktor masyarakat menyukai internet.
Cyber-Education perlu ditingkatkan dalam rangka pemaksimalan penggunaan teknologi modern di Indonesia, dalam berbagai bidang. Dalam bidang industri teknologi seperti ini bisa untuk menciptakan robot yang bisa menggerakkan semua mesin yang ada di seluruh pabrik Indonesia. Tentu saja dalam bidang makanan, minuman dan obat-obatan teknologi ini sangat dibutuhkan, karena makin banyak mesin yang digunakan untuk mengolah bahan tersebut, otomatis sentuhan tangan manusia makin sedikit, dan barang hasil produksi pabrik tersebut lebih bersih dan steril. tentu didukung pula dengan mesin-mesin pabrik yang steril pula. Makin baik mutu hasil olahan pabrik kita karena robot mesin tersebut, tentu bisa lebih diterima dunia. Sebenarnya yang diutamakan itu bukan dalam proses pengolahan di pabriknya, tetapi cara menanam dan pengolahan tanahnya juga harus lebih diperhatikan. Info dari okezone yaitu tentang sistem menanam di Jepang sebagai negara maju memiliki sistem penanaman yang maju pula karena dibantu dengan teknologi mesin robot, serta sistem penanaman di dalam ruangan. Sehingga bebas dari racun dari luar dan bebas dari cuaca. Karena keadaan diruang tersebut, bisa diatur sedemikian rupa, sehingga sesuai dengan kebutuhan tanaman pertaniannya. Para petani modern jepang tersebut menciptakan sistem cuaca buatan, mencangkup suhu yang bisa diatur sesuai keinginan sehingga sesuai dengan kebutuhan tanaman yang ada di tempat itu. Masih banyak lagi seperti kerja lebih cepat karena mesin yang digunakan untuk proses penanaman, pembajakan, dan pengairan, sudah didesain sedemikian rupa sehingga pas ukurannya dengan ruang tanaman tersebut, apalagi didukung dengan penggunaan pupuk organik tanpa tambahan zat kimia, membuat sayuran atau hasil panen lainnya lebih fresh dan sehat untuk dikonsumsi.
Berbeda jika dibandingkan cara bertani bangsa Indonesia, yang masih menganut sistem tanah dengan teknik mundur, berbeda dengan negara maju yang menggunakan teknik maju. Teknik mundur di Indonesia dalam arti sesungguhnya, petani menanam satu persatu padi disawah dengan berjalan secara mundur. Jika Indonesia ingin menerapkan cara menanam padi menjadi maju, maka harus belajar dari negara yang sudah menerapkan sistem tersebut lebih dulu. Sehingga kerja petani lebih ringgan, tapi pendapatan lebih banyak, karena mempercepat proses pertanian, yang sebelumnya dalam setahun hanya bisa memanen padi satu kali, bisa jadi dengan menerapkan sistem ini dalam satu tahun bisa memanen dua sampai 3 kali.
Hal tersebut berlaku pula dalam bidang industri otomotif kita, cyber-education bisa untuk memberi pelajaran para mekanik kita proses pembuatan kendaraan dengan menggunakan teknologi robot mulai dari nol, ditambah kualitas yang tak kalah dengan produksi negara- negara maju. Kita tidak perlu lagi mengimpor bahan dari luar negeri, jadi 100% produksi dalam negeri, dibuat dan dirakit sendiri. Tapi itu membutuhkan waktu yang tidak sedikit, selain waktu untuk pembelajaran juga ditambah waktu desain pabrik dan penataan mesin-mesinnya. Tapi kita masih bisa mempelajari sistem kendaraan lain yang berhubungan dengan dunia cyber, yaitu ECU, ECU (Electonic Control Unit), situs wikipedia menjelaskan, ECU adalah istilah umum untuk sistem yang dipasang yang mengendalikan satu atau lebih dari sistem atau subsistem listrik di kendaraan bermotor. Walau begitu, ECU tidak hanya berfungsi untuk mengatur system kelistrikan, terdapat berbagai macam tipe ECU yang mempunyai fungsi berbeda. Seperti sistem security, dan masih banyak banyak lagi. Teknologi ini mulai dikembangkan pada kendaraan-kendaraan keluar terbaru. Tidak semua montir bisa memperbaikinya, selain mencangkup dunia otomotif, ini juga gabungan dengan dunia komputer. Kebanyakan jika ada masalah dengan ECUnya, pemilik kendaraan tersebut langsung mengirimnya ke pihak agen resmi / perusahaan pembuatan mobil tersebut. Tapi bagaiman jika mereka membeli di luar neger dan tidak tersedianya agen resmi di Indonesia, memang tidak bermasalah bagi mereka yang berkocek tebal, tapi ada baiknya jika bisa ditangani di negeri sendiri, lenih hemat, dan memberi kesempatan warga indonesia untuk menunjukan kemampuannya bahwa bisa bersaing dengan teknologi luar negeri.
Sedikit demi sedikit pemanfaatan internet di Indonesia terus dikembangkan, Contoh sederhana, kini banyaknya pendaftaran online untuk pendaftaran sekolah/perguruan tinggi baru, adanya E-banking, dan banyak lagi. Jadi kita tidak perlu capek dan panas-panasan menunggu antrean yang panjang untuk aktifitas tersebut, bisa dilakukan dirumah atau warnet terdekat. pekerjaan jadi lebih efisien dan hemat tenaga serta waktu. Ada sedikit cara untuk memperluas pendidikan lanjut di Indonesia, yaitu dengan diadakannya semacam kuliah electronic gratis. yaitu fasilitas perkuliahan yang mirip dengan aktifitas di kampus, tapi online dan bisa diakses gratis via website. Khusus untuk mereka-mereka yang terpaksa tidak bisa merasakan bangku perkuliahan karena harus bekerja untuk menghidupi keluarga mereka. Sebenarnya semua orang bisa memanfaatkan fasilitas ini, yang penting ada internet, bisa diakses lewat rumah atau warnet yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Para dosen juga tidak merasa dirugikan, karena mereka tidak perlu menambah jam kuliah yang mengharuskannya keluar rumah, karena semua kegiatan online ini bisa dilakukan dirumah.
Didunia kedokteran saya melihat pemanfaatan teknologi cyber yang luar biasa lewat acara TV Ripleys. Sebelumnya saya cerita sedikit tentang keadaan dunia kedokteran di negera kita yang sedikit mengenaskan. Pernah suatu saat diberitakan dalam media, kasus malapraktik, padahal yang menangani adalah dokter spesialis, tapi kenapa itu bisa terjadi, sebenarnya ada solusi lain sebelum dokter yang tidak berpengalaman menangani penyakit pasien yang langka atau berat tersbut, yaitu dengan mengajukan surat rujukan kerumah sakit yang lebih bagus. Ada tambahan biaya tentu, pemanjangan waktu tentu, itulah resiko jika berobat di rumah sakit negeri kita. Oleh sebab itu banyak orang-orang kaya yang lebih memilih berobat keluar negeri daripada di negeri sendiri. Sebenarnya tidak banyak yang salah dari rumah sakit kita, hanya saja penangannya yang tidak maksimal. Tapi bagaimana dengan pasien yang sudah dalam keadaan darurat, terpaksa diobati dengan dirumah sakit tempatnya dirawat., dan mau tak mau harus ditangani dengan dokter yang ada dirumah sakit tersebut. Tapi kini negara barat telah menciptakan teknologi pengobatan baru dengan dukungan teknologi robotik dan jaringan komputer. Pertama kali dilakukan uji coba dan dikomentasikan oleh acara tv ripleys. Pengobatan yang dimaksud adalah operasi jarak jauh, dan resiko yang diberikan memang besar, karena teknologi ini membutuhkan kecepatan akses internet yang tinggi, dan sedikit saja ada loss connection akan berakibat fatal. Tapi terbukti percobaan pertama telah berhasil dengan operasi jarak jauh, melintasi laut/antar pulau, dengan jarak sekitar 130 mil. Dengan teknologi seperti ini pasien bisa ditangani oleh dokter bedah terbaik diseluruh dunia. Para dokter tidak perlu repot dengan teknologi ini, karena menurut penciptanya dan dokter yang menggunakannya, teknologi ini mudah digunakan, hanya perlu belajar 1-2 bulan saja. Jika rumah sakit di Indonesia mulai menggunakan teknologi ini dan mengajak dokter-dokter terbaik didunia untuk bergabung didalamnya, mungkin bisa mengurangi angka kegagalan operasi di Indonesia. Disamping hal baik tersebut hal buruknya adalah masalah biaya, seperti biasa. Dan hanya kaum elite saja yang bisa menikmatinya.
Seperti itulah pemanfaatan teknologi cyber yang bisa kita pelajari untuk kemajuan negara kita. Percuma saja kalau asal meniru yang dibutuhkan adalah kemampuan, kegunaan, keamanan, kualitas, dan keluwesannya bagi kemajuan negara Indonesia. Untuk itu diperlukan pendidikan khusus dunia cyber / cyber-education. Cyber adalah segala hal yang ada hubungannya dengan internet / bisa dibilang teknologi masa depan.
Cyber-education di Indonesia sebenarnya tidak kalah hebat negara maju. Bisa dilihat mulai dari yang sederhana, yaitu pelajaran di SMK, adanya jurusan teknologi Informasi yang meliputi : RPL(Rekayasa Perangkat Lunak), TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan), Multimedia, dan masih banyak lagi. Mulai dari situlah muncul niat para pelajar di Indonesia untuk lebih memaksimalkan penggunaan teknologi cyber di Indonesia.
Jika ingin pemanfaatan Teknologi Cyber di Indonesia lebih maju lagi, jangan cuma berhenti sampai disitu, lanjutkan ke perguruan tinggi dengan jurusan yang sama. Pendidikan yang direkomendasikan adalah dari luar negeri, terutama negara-negara maju, karena disanalah pusat teknologi tersebut. Selain memperlajarinya dalam kegiatan formal, secara langsung di kehidupan biasa bisa juga kita dapatkan untuk dipelajari. Semua ilmu yang kita dapatkan dari luar tersebut, bawa kembali masuk ke Indonesia, untuk sharing dan pelaksanaanya. Untuk hasil lebih baik, diadakan pertukaran pelajar, khusus membahas masalah dunia cyber ini, biarlah para pelajar kita menuntut ilmu di negeri luar, demia kemajuan bangsa Indonesia. Dengan Teknologi Cyber yang maju di Indonesia, adanya sistem pembayaran yang lebih mudah, lewat internet, atau SMS juga bisa. Tapi bagi mereka yang berasal dari kalangan bawah, merasa minder dengan fasilitas ini. Mereka malu karena tidak tahu caranya, dan tidak mempunyai alat untuk itu. Disinilah tugas pemerintah atau pihak penyedia layanan untuk mengadakan penyuluhan, didesa-desa tempat penduduk-penduduk tersebut tinggal. Dengan cara seperti ini para penduduk bisa bertanya langsung kepada penyedia layanan, apa masalah mereka, hingga semuanya jelas dan bisa dimengerti. Selain itu harga ponsel yang murah dipasaran kita mulai merajalela, memang ditujukan untuk masyarakat bawah, harganya mulai 100 ribuan. Ini belum selesai, kita penyediaan fasilitas Internet juga harus ada, disamping penyedian listrik di desa-desa terpencil. Instalasi network harus diperhatikan, untuk mencegah kerusakan dari tangan-tangan jahil. Jika ini berhasil dipastikan untuk selanjutnya akan berjalan dengan mulus dan sukses. Karena yang kita perlukan terlebih dahulu adalah dukungan dari rakyat menengah kebawah yang jarang atau belum mengenal teknologi cyber, agar ada pemerataan pemahaman di semua pihak. Pemanfaatan selanjutnya di Indonesia, khusus di bidang transportasi, adanya sistem otomatic drive, khususnya di alat transportasi kapal, pesawat, dan kereta. Ada sistem ini mencegah kehilangan arah, mencegah kehilangan interaksi, adanya sistem anti benturan tingkat tinggi, dan kualitas jaringan yang kuat, mempermudah pencarian jika terjadinya kecelakaan yang fatal, dengan sistem ini tidak akan ada lagi berita pesawat hilang, seperti punya ADAM AIR.
Mungkin juga kita di masa depan Indonesia tidak ada biaya telepon lagi, karena semuanya gratis didukung fasilitas internet berkecepatan tinggi. Hal ini tidak akan terkabul meskipun banyak ahli di Indonesia, karena disamping itu, diperlukan biaya yang besar pula agar fasilitas dan biaya pendidikan tersebut bisa berjalan dengan semestinya. Biaya tersebut tidak akan mengalir dengan lancar jika praktek korupsi terus merajalela di negeri ini. Jadi percuma saja belajar dengan sungguh, tapi tidak mengerti bagaimana menggunakannya. Semoga postingan ini meningkatkan kemauan kita untuk lebih giat belajar dan mendudukung Indonesia untuk menjadi Negara Cyber yang maju.


0 komentar:
Posting Komentar